Meneladani Guru Terproduktif Menulis 2019

Resume Kesepuluh  Belajar Menulis Gelombang 15

Hari/tanggal           : Senin, 24 Agustus 2020

Waktu                    : Pukul 19.00 – 21.00 WIB

Pemateri                : Ibu Salamah, M.Pd

Topik                      : Motivasi Berprestasi

Peresume              : Nurhidayati, S.Kom ( nurhidayatismaga@gmail.com)

Takdir Tak Pernah Tertukar karena Tiap Orang Punya Takdirnya Sendiri, Tak Perlu Iri apalagi Dengki dengan Kesusksesan Orang Lain, Tenanglah …….

supported by Salamah

Semangat pagi para pejuang literasi ……

Jumpa lagi dengan resume kesepuluh, kali ini materinya tentang Motivasi Berprestasi.  Semakin kesini materi dan narasumber semakin ciamik saja  dan kali ini materi akan dibawakan oleh seorang mentor CPNS dan Psikotest, beliau juga soerang Motivator, dan Penulis 34 Buku 4 diantaranya Best Seller, beliau adalah  Ibu Salamah, M.Pd

Berikut adalah profil beliau :

Puji syukur alkhamdulillah saya panjatkan kepada sang Khaliq, akhirnya bisa mengikuti kuliah malam    di Whatsapp Grup Belajar Menulis Gelombang 15 arahan Om Jay dkk, acara malam itu dipandu oleh Mr. Bams ( Bambang Purwanto).

Awal perkenalan dengan narasumber saya sudah terkesan dengan  video yang dishare oleh beliau dengan kalimat  “Mari Belajar Giat, Belajar Sepanjang Hayat BRAVO”. Seorang motivator yang sudah berbeda dalam memberikan kata sapaan kepada kami para peserta dengan semangat menyapa “ Salam kenal, salam hebat, salam guru millenia, dan salam guru hebat Indonesia”

Guru yang Sarat dengan Prestasi

Beliau memberikan motivasi bagaimana kita bisa menulis dan mampu menjadi penulis buku mayor. Luar biasa virus yang bu Salamah infeksikan untuk para peserta pelatihan malam itu. Motivasi ditebarkan dengan memberikan bukti nyata akan prestasi yang diukir oleh beliau, diantaranya adalah :

Banyak sekali prestasi yang beliau hasilkan tetapi kami peserta pelatihan hanya diinfokan beberapa saja yang bisa dishare piagam dan dokumentasinya.

Awal Mula Menulis

Kesuksesan beliau berawal tahun 2011, ketika uji kompetensi guru (UKG). Saat itu beliau  diminta oleh teman-teman guru yang sudah sepuh, untuk membimbing mereka cara menyelesaikan soal-soal uji kompetensi awal. Semua yang beliau kerjakan  dan lakukan untuk ibu-ibu guru senior itu beliau dokumentasikan dengan cara menulis. Ibu Salamah belum mengenal penerbit. Hingga akhirnya terpikir olehnya untuk menulis buku. Ia mulai mencari penerbit, namun apa yang dicari tidak didapatkannya. Keberuntungan beliau saat di facebook ada seorang editor sebuah penerbit mayor di Indonesia. Ibu Salamah iseng-iseng menyapa di inbox. Akhirnya  editor itu membalas. Sejak saat itu terjadi komunikasi yang baik dengan sang editor.

Tahun 2011,  beliau menulis buku Uji Kompetensi Awal.  Saat itu, di daerahnya tidak ada satu pun guru yang menulis. Hamppir semua orang beranggapan  bahwa menulis itu unfaedah. Banyak yang memandang miring  kegiatan  menulis buku yang dilakukan Bu Salamah. Menulis buku dianggap tidak penting dan tidak layak bagi guru. Namun, justru bukunya laku keras saat itu.

Tahun 2012 uji kompetensi guru mulai diadakan, beliau  mulai menulis buku uji kompetensi guru. Sumber materinya berasal dari sebuah ilham. Beliau mengarang sendiri dengan memprediksi materi yang akan ditulis. Beliau memprediksi materi yang ditanyakan seputar  pedagogik dan profesionalisme guru. Akhirnya mencari silabus untuk dipelajari sebagai sumber tulisannya, kemudian materi dikembangkan. Menulis buku uji kompetensi guru itu ternyata sangat sulit. Karena  harus mencocokkan silabus, Kompetensi Dasar, indikator, tujuan, dan lain-lain. Menyelesaikan satu soal saja terkadang bisa sampe 4 jam. Buku itu benar-benar membuatnya haru biru antara menangis dan terharu.

Suka Duka Berkarya

Perjalanan menulis buku yang dialaminya ada hal yang sangat menyakitkan. Yakni saat beliau pergi ke fotokopi, bukunya difotokopi ratusan eksemplar. Akhirnya beliau hanya menerima royalti selama 6 bulan sebanyak tujuh ratus lima puluh ribu rupiah. Hal ini tidak sebanding dengan energi yang dikeluarkan. Beliau sangat sedih, bukan karena royalti yang diterima, tapi memikirkan bagaimana menggerakkan guru mau menulis sebagai hasil karya tulis yang bisa digunakan untuk kenaikan pangkat.  Tindakan beliau terhadap guru yang memperbanyak karyanya dengan cara fotocopy, akhirnya beliau melapor ke Kepala Dinas Pendidikan dengan disertai bukti bukti berupa foto-foto guru pada saat memfotokopi bukunya. Saat itu bu Salamah baru saja PNS tahun 2010, buku yang ditulisnya adalah buku mayor semua.

Apresiasi Kepala Dinas Pendidikan sangat bagus. Kejadian itu merupakan awal  beliau mendapat panggilan untuk menjadi narasumber UKG. Dari buku tersebut beliau mendapatkan pundi-pundi rejeki, karena menjadi narasumber. Semakin kecanduan menulis yang berawal dari menulis buku “Uji Kompetensi Awal”. Beliau mulai menulis buku yang banyak menghasilkan uang. Semua berjalan di luar ekspektasinya. Bu Salamah mendapatkan itu dari buah berpikir dan kegigihannya. Ia tidak pernah surut langkah untuk tujuan yang ingin ia capai.

Tahun 2015 saat beliau divonis dokter tidak bisa hamil justru tahun itu juga buku fenomenalnya dibuat. Walaupun divonis dokter tetapi beliau tidak percaya. Bu Salamah tetap berusaha bagaimana untuk bisa hamil. Satu-satunya cara adalah dengan bayi tabung. Beliau tidak tahu bagaimana mendapatkan biayanya, sementara gajinya hanya Rp 2 juta per bulan.

Karya Fenomenal (Best Seller)

Buku fenomenalnya yaitu Drilling Psikotest diterbitkan bulan Agustus 2015. Bulan Oktober 2015 buku itu laku keras sampai 2000 exemplar, karena hanya 2 bulan laris manis sehingga mendapat predikat best seller. Buku ini bisa sampai fenomenal karena beliau percaya bahwa allah yang berkehendak. Walaupun mengalami keterpurukan, kesakitan, serta hal-hal buruk lainnya, tetapi beliau tetap semangat, tidak putus asa, tidak pernah marah, baik kepada manusia maupun kepada Allah. Bukunya mulai menghasilkan pundi-pundi uang yang banyak untuk digunakan dalam hidupnya. Beliau  tidak lagi mengajukan proposal ke penerbit, justru penerbit yang menghubunginya, memberinya tawaran menulis buku. Hal ini berjalan  hingga sekarang.

Buku Drilling Psikotest yang Fenomenal

Dari buku Drilling Psikotest, bu Salamah mendapatkan manfaat yang banyak sekali. Beliau  menjadi mentor psikotest, bu Salamah bekerja di sekolah dari pagi s.d jam 4 sore. Pulang  dari sekolah, di rumah membimbing psikotest CPNS dari jam 5 s.d 10 malam. Setelah itu sekitar pukul 23.00  baru mengurus keluarga dan lainnya. Saat musim pembukaan CPNS, beliau harus kerja keras membuat soal, menetapkan prediksi soal, dll. Mulai tahun 2015, banyak orang yang beliau bantu  lolos menjadi CPNS. Tahun 2018 banyak yang ikut bimbingan psikotest CPNS di tempatnya. Pada tahun 2019,  98% orang yang ikut bimbingannya lolos CPNS dan separoh lebih mengikuti SKB. Saat ini ada 25 guru SD yang siap ikut test SKB.

Dari royalti buku, beliau mendapatakan rejeki ratusan juta sehingga dapat membiayai pengobatan  putranya  yang disuspek dokter sakit kista di otak. Pengobatan ini menghabiskan dana ratusan juta. Dengan royalti buku,  bisa berobat operasi berkali-kali, bisa menghidupi keluarga dan memenuhi kebutuhan hidup lainnya.

Prestasi lainnya

Prestasi bu Salamah tidak hanya untuk dirinya sendiri, di sekolah tempatnya mengajar, beliau membimbing dan mendongkrak  prestasi anak didiknya. Di antaranya juara 2 OSN IPA murid SD tingkat nasional, juara pidato tingkat nasional, juara I Tari tingkat provinsi, membimbing menulis anak SD hingga menerbitkan buku. Beliau  juga membuat karya inovatif yaitu membuat kincir air dari barang bekas dan dilombakan. Ada sebuah karya fenomenal musik pembelajaran tentang pahlawan. Beliau berkolaborasi dengan mahasiswa UNY jurusan musik membuat musik pembelajaran, juga video pembelajaran lainnya. Pembelajaran yang dilakukan di kelas, banyak alat peraga atau media pembelajaran yang dibuatnya sendiri. Untuk karya anak, muridnya mengikuti lomba apoteker cilik tingkat dunia dalam peringatan hari Farmasi Indonesia (browsing di AAI atau Asosiasi Apoteker Indonesia).

Karakter beliau  tidak suka bercerita tentang sebanyak apa prestasinya, tapi  lebih suka bercerita bagaimana dia jatuh dan terpuruk hingga dapat memotivasi orang lain.    Ada beberapa tips dan trik dari beliau agar lolos SKB, dengan senang hati beliau meladeni mentoring bagi peserta yang belajar menulis di grup whatsapp.

Beliau menuturkan, dalam setiap menulis buku, inspirasi bisa didapat dari mana  saja, dan khusus buku mayor inspirasinya dari kebutuhan pembaca (market oriented).

Keinginan beliau adalah ingin menulis buku lebih banyak lagi sampai akhir hayatnya. Karena menurut beliau warisan buku akan menginspirasi anak-anaknya. dunia bisa berubah seiring perkembangan zaman dan teknologi. Hanya ada satu yang tidak bisa berubah yaitu diri kita sendiri. Maka dari itu mulailah berkarya untuk diri sendiri dan untuk anak cucu.

Begitu banyak buku  yang dihasilkan, namun menurut bu Salamah setiap buku memiliki citarasa sendiri karena setiap buku memiliki cerita sendiri. Dari sekian banyak buku yang ditulis, ada satu buku yang menjadi referensi universitas yaitu buku Strategi Pembelajaran. Buku itu hasil kolaborasi dengan seorang rektor dan guru besar, Prof. Komaedi. Buku itu yang paling membanggakannya, karena ia bersanding menulis buku dengan seorang profesor, rektor dan guru besar. Bulan Desember 2018, beliau  mendapat penghargaan dari Presiaden  Joko Widodo sebagai pemecah rekor guru penulis nasional. Dia duduk tepat di belakang pak Jokowi. Ketika pak Muhajir lewat membawa bukunya, ia minta berfoto dengan menteri pendidikan itu. Beliau  begitu senang melihat bukunya dipegang oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Buku Strategi Pembelajaran

Bagi Bu Salamah, yang paling berkesan di hatinya adalah ketika karyanya dihargai, namun yang paling menyedihkan ketika karyanya  digandakan dengan tidak bertanggungjawab, misalnya di fotocopy tanpa ijin dan dijual murah tanpa menghargai penulisnya. Contohnya  buku CPNS karya beliau yang terakhir ada di sebuah pasar di Jogya dijual hanya Rp 40.000 dan diproduksi ribuan eksemplar. Harga buku itu  sebenarnya Rp 150.000. Fenomena ini menunjukkan  tidak adanya penghargaan terhadap sebuah karya. Buku CPNS itu buku favoritnya, karena menghasilkan uang ratusan juta rupiah baginya. Buku itu baru dirilis pada bulan Juli 2019 dan sudah laku 4650 exemplar lebih dalam jangka waktu kurang lebih 6 bulan. Tak heran, bagi Ibu Salamah menulis buku itu menyenangkan. Selain sebagi eksistensi diri juga bisa menambah pemasukan rejekinya.

Keinginan Ibu Salamah

Saat ini yang belum tercapai adalah menulis novel, beliau berharap novel yang akan menceritakan  kisah hidup guru ini judulnya ‘ME’ bisa difilmkan. Baru 120 halaman dari target 600 halaman. Sampai saat ini kaaarya beliau sudah 34 judul buku.

Produktivitas beliau patut kita contoh, saat  pandemi seperti ini, beliau  menulis ketika dikejar target. Bagi saya, kerja dan karya beliau amazing  karena bisa menyelesaikannya hanya dalam 2 minggu atau 1 bulan. Selain menulis, beliau  juga membuat video pembelajaran sambil mengajar online dan home visit. Setiap hari bu Salamah melakukan home visit. Satu siswa  dikunjungi selama  2,5 jam per datang atau sekali pertemuan. Itulah kegiatan mengajarnya disaat COVID-19 ini.

Medsos yang digunakan

Guru yang hebat ini ternyata suka  menyantap mie dan hobi tidur, memiliki semboyan jadilah motivator bagi diri sendiri. Motivator terhebat adalah semangat yang berasal dari diri sendiri. Untuk mengenalnya lebih banyak tentang Ibu Salamah  bisa add  di facebook Salma Karyodinomo Saimin, instagram salma_abimanyu, channel youtube: channel salamah.

Penutup

Closing statement yang sangat membekas di hati adalah ketika beliau mengatakan tetapkan langkah, satukan otak, bulatkan tekad, lurus ke depan, raih semuanya, bravo, kita bisa kita mampu dan kita akan melewati setiap rintangan dengan mudah.

Majulah guruku, majulah Indonesiaku. Bravo.

ayooooo jangan biarkan jari kita tidak berkarya

Tentang NUR HIDAYATI

Seorang Tenaga Pendidik (guru) di SMA Negeri 3 Kota Tegal

21 Komentar

  1. Motiivator terhebat berasal dari dalam diri sendiri, betapa tawadlu nya bunda guru Salamah…sangat keren, apik Bu nur resume nya Mantul Top

  2. Majulah guruku, majulah Indonesiaku. Bravo

    Keren Tulisannya Bu

    Ayo Tetap Menulis

    Sebentar lagi tulisan saya mengudara…

  3. joss
    Majulah guruku, majulah Indonesiaku. Bravo

    Bravo Ibu Nurhayati

    Keren resumenya Bu, TOP
    ,
    sebentar lagi resume saya mengudara…. hehe

    1. yes bravo …tak tunggu resume nya

  4. Gaya resume nya itu lho…saya suka,enak dibaca, kreatif gambarnya, lengkap dan mantap pokoknya..

    1. terimakasih sudah berkunjung mas Etik ……salam literasi

  5. Sungguh detail dan lengkap tulisannya ibu Nurhidayati.
    Saya mesti belajar banyak dari ibu

    1. kita masih sama sama belajar mas Abraham …….lagi jadi peserta (siswa) he he he

  6. Dimulai dengan kata yg menyejukkan ..manusia selalu iri dengan rezeki orang lain..resumenya tertata..babnya rapi dan tersusun seperti kronologi sebuah kisah hidup dalam sebuah novel..saya suka

    1. Terima kasih mb Fahriyani …selalu saling suport

  7. Wow.. keren..milineal banget

    1. terimakasih mb Yanti sdh BW …. ttp semangat untuk menulis

  8. Fokuslah pada Tujuan

    Selamat pagi semuanya. Semoga anda semua dalam keadaan bahagia dan bisa fokus pada tujuan hidup anda menjadi orang yang bertakwa.

    Rintangan pasti akan menghadang. Cobaan pasti datang menghunjam. Namun yakinlah bahwa itu akan membuatmu mengerti akan arti kehidupan.

    Sebait syair lagu di atas selalu saya ingat agar berfokus pada tujuan. Siapa yang fokus pasti akan lulus. Kegagalan yang dialami hanyalah kesuksesan yang tertunda. Dengan begitu kamu akan bangkit dan cari akal.

    Membaca tulisan Mr. Emcho di wa group rumah virus literasi membuat saya sadar diri. Menulis, jangan banyak alasan. Jika anda ingin menjadi penulis profesional, maka rutinitas menulis harus diamalkan. Hal itulah yang rutin saya lakukan untuk berfokus pada tujuan.

    Sama halnya yang dilakukan ibu Salamah. Seorang guru sekolah dasar di Wonosobo. Beliau bisa sukses berprestasi dalam menulis karena fokus pada tujuan. Segala rintangan mampu dihadapinya walaupun harus menguras air mata.

    Sudah lebih dari 34 buku beliau tuliskan dan sebagai abdi negara, beliau jalankan tugas sebagai guru Pns dengan sangat baik. Hasilnya beliau diundang ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan presidennya.

    Itulah awal saya bertemu dengan ibu Salamah. Sebagai seksi dokumentasi di hut PGRI saya abadikan pertemuan seorang guru SD dengan presiden Jokowi. Sungguh sangat mengharukan sekali.

    Semalam saya minta beliau untuk menjadi narasumber di wa group guru menulis PGRI. Alhamdulillah ternyata bagus sekali apa yang beliau sampaikan. Saya membaca materinya setelah sampai rumah di Jatibening Bekasi. Mr. Bams mengambil alih kuliah online semalam dengan penuh tanggung jawab.

    Dari Bandung sampai Bekasi saya paksakan nyupir sendiri. Biasanya ada supir baik hati yang menemani. Kakak ipar dan keponakan tidak bisa ikut menemani. Jadilah saya sebagai supir mengantar anak dan istri ke rumah kami.

    Saya berfokus pada tujuan. Saya bersama keluarga harus sampai rumah dengan selamat. Istri mengingatkan jangan ngebut. Kita santai saja yang penting sampai. Sepanjang jalan saya konsentrasi dan fokus sambil mendengarkan lagu-lagu lawas.

    Alhamdulillah selama perjalanan dari Bandung ke Bekasi lancar sekali. Tol layang yang dibangun saat pemerintahan pak Jokowi lancar jali. Kita semua dibuat happy menempuh perjalanan kali ini. Di samping tol sedang dibangun rel kereta api cepat Bandung -Jakarta yang tiada henti. Tahun depan kita bisa menikmati kereta api cepat yang menjadi impian selama ini.

    Itulah hasil bila kita berfokus pada tujuan. Pak Jokowi telah menunjukkan untuk fokus pada pembangunan infrastruktur agar bangsa ini bisa mengejar ketertinggalannya dari negara lain. Salut dengan pemerintah yang berfokus untuk mensejahterakan rakyatnya.

    Sewaktu di Jepang dan China saya sudah merasakan naik kereta cepat. Jarak yang jauh terasa dekat. Semoga masih diberi kesempatan umur panjang untuk melihat Indonesia semakin maju.

    Fokuslah pada tujuan agar hidupmu damai dan bahagia bersama keluarga tercinta. Harta dan tahta tidak dibawa mati. Fokuskan hidupmu untuk bermanfaat untuk orang banyak.

    Menulis adalah salah satu cara kita berbagi ilmu dan pengalaman. Tulislah apa yang anda kuasai dan sukai. Menulis memang bukan bakat tapi minat anda menjadikan menulis sebagai sebuah kebutuhan. Sama halnya dengan makan dan minum.

    Setiap hari saya menulis. Semua itu saya lakukan untuk memotivasi diri agar hari ini lebih baik dari hari kemarin. Menulis dalam kesibukan saya lakukan agar tetap fokus dengan tujuan.

    Pagi ini sudah harus mengajar lagi secara online. Tak terasa sudah kita lakukan selama wabah covid-19 ini. Semakin banyak kesempatan untuk menulis pengalaman mengajar daring yang efektif dan menyenangkan. Lain waktu akan saya tuliskan.

    Salam Blogger persahabatan

    Omjay
    Guru Blogger Indonesia
    Blog http://wijayalabs.com

    1. amazing Om Jay selalu menjadi penyemangat kami dalam menulis terimakasih

    2. Bahagianya dikunjungi Master Blogger, Om Jay. Diberi komentar tambahan tentang fokus pada tujuan. Selamat Mbakyu, teteh, Ayu, Mpok Nurhidayati

  9. Bu Nurhidayati yang tetap terus menulis, menulislah tanpa alasan di postingan terbaru om Jay, semangat terus bu…

    1. ya mb erika terima kasih suportnya

  10. hebat yang ditulis dan yang menulis patut diteladani jooooss

    1. mudah2n kita bisa terinfeksi kehebatan para narasumbernya ….

  11. Bagus buuu. Keren

  12. Sudah sembuh ibu ? Tetap mantap resume nya. Jaga kesehatan bu

Komentar ditutup.