Sel Prokariotik dan Eukariotik

Sel berasal dari bahasa latin cella yang berarti ruangan kosong yang kecil. Sehingga dapat diartikan bahwa sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari suatu makhluk hidup yang dapat melaksanakan kehidupan.

Bentuk dan ukuran sel sangat beraneka ragam, jika dilihat hanya dengan mikroskop cahaya, penampakan sel hanya hanya nampak adanya struktur seperti membran sel, sitoplasma, serta organel tertentu. Antara sel tumbuhan dan sel hewan memiliki karakteristik tersendiri. Sedangkan berdasarkan ada atau tidak adanya membran inti, sel dapat di bedakan menjadi dua macam.

Perbedaan Antara Sel Prokariotik dan Eukariotik

A. Sel Prokariotik

Arti kata dari prokarioti yaitu, pro berarti sebelum dan karyon berarti inti. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki inti sel, namun semua sel prokariotik memiliki membran plasma, nukleoid serta sitoplasma yang mengandung ribosom. Contoh dari sel yang tergolong dalam sel prokariotik adalah sel bakteri dan ganggang.

  1. Karakteristik Umum Sel Prokariotik

Klasifikasi dari sel prokariotik membentuk kerajaan Prokaryotae atau Monera. Seluruh dari spesies yang disebut prokariota adalah bakteri dan semua bakteri merupakan sel prokariota. Bakteri sendiri merupakan organisme sel tunggal yang sederhana, serta merupakan organisme terbanyak yang berada di bumi.

Sel prokariotik memiliki bentuk dan ukuran yang yang berbeda, ada yang berbentuk sferis, batang ataupun spiral dengan ukuran antara 1-5 mikrometer atau 1/10 dari ukuran sel eukariota. Struktur dari sel prokariota tidak memiliki inti yang di tutup membran. Sehingga DNA yang berada dalam kompartemen terpisah seperti pada sel eukariota.

  • Riwayat Hidup Sel Prokariotik

Pembelahan yang sering terjadi secara umum yang dilakukan oleh bakteri atau sel untuk bereproduksi secara aseksual dengan melakukan pembelahan biner. Selain dengan pembelahan biner, sel prokariotik dapat bereproduksi secara aseksual yaitu dengan cara konjugasi.

Konjugasi merupakan jenis perkawinan yang dilakukan oleh bakteri dengan pemindahan DNA antara ke dua sel yang memiliki hubungan sementara. Pada konjugasi satu sel merupakan pendonor dan sel yang lainnya sebagai resepien informasi genetik.

Sel Eukariotik

Eukariotok berasal dari kata Eu yang berarti sejati dan karyon yang berarti inti. Jadi sel eukariotik merupakan sel yang memiliki sistem endomembaran, yakni organel-organel bermembran. Sel eukariotik sendiri dibedakan menjadi dua yaitu sel hewan dan sel tumbuhan.

  1. Karakteristik Umum Sel Eukariotik

Organisme yang tergolong eukariotik dapat bersifat multiiselular ataupun uniselular, ukuran diameternya sekitar 10-100 mikro meter, sekitar 10 kali lebih besar dari sel prokariotik. Perbedaan yang paling mendasar dengan sel prokariotik adalah sel eukariotik memiliki inti yang dapat diselubungi oleh membran.

  • Struktur Serta Fungsi

Dalam sel eukariotik terdapat berbagai macam organel penyusun sel yang memiliki fungsi tersendiri, beberapa dari organel tersebut yaitu:

  1. Inti sel (nucleus), adalah organel yang terselubung membran, mengandung sebagian besar materi genetik sel yang berbentuk kromatin. Kromatin sendiri adalah suatu DNA kompleks dan protein histon yang berhubungan.
  2. Anak inti (nukleous), adalah struktur yang paling jelas pada suatu sel yang tidak sedang membelah, di anak inti merupakan tempat rRNA serta protein ribosom yang membentuk ribosom.
  3. Selubung inti, merupakan suatu organel yang mengelilingi inti serta terdiri atas dua membran. Molekul saling dipertukarkan antara inti dengan sitoplasma melalui pori-pori pada membran inti ini.
  4. Mitokondria, adalah membran ganda yang berikatan dengan membran dalam yang penuh dengan lekukan, yang berfungsi untuk respirasi sel.
  5. Vakuola, merupakan kantong membran yang berfungsi dalam terjadinya reaksi kimia, mengatur keseimbangan air, dan sebagai tempat masuknya makanan.

Tentang NUR HIDAYATI

Seorang Tenaga Pendidik (guru) di SMA Negeri 3 Kota Tegal